The Fall

Standard

Jam 16.55 ..abi telpon ke hp
“Bunda, ntar pulang mampir ke apotik, beli Betadine”.
“Loh, emang kenapa?”
“Tadi si adek jatuh dari sepeda”.
Astaghfirullah. Panik.panik. tapi Bunda stay cool (coba).

Jam 18.15 ..bunda ke bangun. Whatt ?? masih di Cibitung. Maceeeet . Sweet Honey Irrisistable Tasti. (Beauty Case-Icha Rahmanti). Aduuh kenapa ya, waktu rasanya lambaaat banget. Pengen cepet2 nyampe rumah. I want to see my Raihan. Ih mau gila rasanya.

Jam 19.00.. fiuuh, nyampe juga di Metmol. Langsung naek angkot seadanya. Turun, dipertigaan, nyebrang trus naek ojek. Sialaaaaan. Kenapa it takes two hour from my office to home. Dasar tol gila. Tuh kan klo udah gini rasanya hilang deh kesabaran bunda. Pengennya mengumpat mulu.

Jam 19.10.. Home. Tapi adek udah tidur. Alhamdulillah, ternyata kepanikan bunda gak beralasan. Ternyata baret doang di samping mata. Alhamdulillah. Gak kena matanya. Ya Allah, terima kasih karena telah menjaga anakku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s