Nuhun Pisan

Standard

Hmm, setelah membaca beberapa tanggapan dari ibu ibu sekalian,kayaknya ada sedikit misunderstood about my last posting  Maaf yah ibu2, my english is acakadul. Tapi bunda suka nekat n sok tau hehehe. Jadi ceritanya gini, Di kantor eh pabrik tempat g bekerja memang memperbolehkan kita untuk memakai jilbab, cuman, my friend kelihatannya mempergunakan hak tersebut agak kelewat batas (?) Gini loh, you know model2 jilbab yang di majalah Paras, nah itu tuh …temenku jilbabnya di model2 in seperti itu…kayak yang kepalanya retak (kerudung trus pake iket kepala) or kepalanya kedinginan (kerudung trus pake topi mirip deasy ratnasari)..hehehe… Dan the management berpendapat itu agak sedikit glamor dan ekstravaganza utk pabrikeun. Klo mnrt g seh,..keren,.. tapi management yah,..who knows what they think. Jadi itulah invasion of freedom to jilbab style..waduh mulai deh bunda dgn istilah2 aneh…Foto ini cukup menjelaskan kesalah pahaman diantara kita yah ..mama zaza, ummu fawwaz, Rahmi and Dinny…

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s