Ayat Ayat Cinta

Standard

Basi nggak seh klo g posting ttg film ayat2 cinta?

Beberapa dari kita memang menonton film itu karena rasa ingin tahu, bagaimana sebuah novel islami di filmkan. Trus, karena udah baca bukunya, jadi mau tahu gimana filmnya. Sekali2, jangan baca bukunya dulu deh, kalo yang belom baca, mending nonton filmnya dulu. Karena memang ada beberapa bagian di film itu yg menyentuh, tapi nggak sama dengan bagian yang menyentuh di buku. Halah apa seh ribet banget.

Hmm, let me tell you what I think, lumayan deh,dan rada melenceng dari aslinya
Tapi worth watching. Nggak se moved as you read in novel. Kang Abid mendeskripsikan panasnya Mesir itu ajah, lo serasa berada di Mesir beneran..dan kipas2 karena kepanasan. Hehehe

Di buku, lebih digambarkan bagaimana nuansa ke islaman fahri yang kental, sementara di film, biasa aja, eh ini komen doang loh, secara g tuh udah biasa lihat cowok nolak jabatan tangan ama cewek. Loh? Cowok2 rohis SMA g dulu juga pada nggak pada mau salaman, Sampe2 ada temen cowok g yg anak rohis itu, dia menang lomba matematik, nggak mau di selamatin ama guru matematik g yang emang cewek. Eh loh kok g jadi kesini nulisnya.
Intinya, g nggak terlalu setuju dengan salam menyalam anak rohis SMA g dulu itu, kan segala sesuatu tergantung niatnya aja. Nggak mungkin salaman bisa jadi horni kan? Hehehe

Apa yang bisa dijadikan pelajaran pada bukunya, buat gue, adalah pada saat maria yang udah di depan pintu surga, tapi nggak ada satupun pintu yang kebuka, ketika akhirnya dia baca surat Maryam, dan Maryam benerannya keluar dari surga itu, karena keheranan ada orang yg baca surat dia. Trus akhirnya maryam bilang lah, siapa yang masuk surga itu adalah orang muslim, trus orang muslim kan berwudhu, dan baca doa sehabis wudhu:
“Asyhadu allaa ilaaha illallah, wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu, Allahumma ij’alnii minat tawwaabiina, waj ‘alnii minal mutathahhiriin
(Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, dan tiada sekutu baginya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang suci).
Berdasarkan sabda Rasulullah saw., “Barang siapa berwudu, kemudian menyempurnakan wudunya, lalu berdoa, ‘Aku bersaksi tiada ilah yang berhak disembah melainkan Allah,’ maka dibukalah kedelapan pintu surga baginya, dan ia memasukinya dari pintu mana saja yang ia kehendaki.” (HR Muslim).
Sumber: Minhajul Muslim, Abu Bakar Jabir Al-Jazairi

Itulah yang g baca di buku kang Abid, yang nggak parnah lupa g amalkan setiap habis wudhu, insya Allah.

Trus, pelajaran dari filmnya apa? Jangan poligami kalau belom bisa adil !! mo tidur aja susah, bingung kan mo tidur di kamar siapa? hehehe
Trus, kalo abg abg yg pada belom married, pada klepek2 pengen punya suami kayak Fahri? Yah kalo g nggak lah, secara g udah punya Fahri yang lebih ganteng dirumah gue, tiga biji malah..

4 responses »

  1. Wah, skrg org2 kayak keranjingan ma ayat2 cinta ya….aku belom pernah baca novelnya, pinjem donks hehehe…kalo nonton bioskop aku gak suka….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s