Between PRJ and Indonesian Motor Show

Standard

Perasaan PRJ udah tutup ya?

Hehehe gpp kan saya sedikit berbagi dengan keriaan yang Pemda DKI adakan tiap tahunnya untuk menyambut ultah Jakarta.

I think PRJ is pembodohan terhadap bangsa sendiri.

Satu, Kenapa barang yang dijual harganya lebih mahal daripada yg di luaran?

Apakah dengan iming2 hadiah langsung utk setiap pembelian, worth it nggak tuh konsumen dirugikan dengan harga yg lebih mahal?

Dua, Kenapa harus bayar karcis masuk? hihihi … ini saya tau, biar yang masuk gak berjubel kan? hihihi… BIG Mistake !! karena harga tiket segitupun pengunjung tetap berjubel…

Tiga, kenapa tiket buka jam stgh 4 sore? padahal kan hari liburan sekolah, jadi kita nunggu in loket buka deh. nyampe sana jam stgh 3… jadi nunggu deh… mana bawa rombongan sirkus.. aww…untung bawa stroller…jadi puter2 aja terus strollernya hehehe

Empat, Nggak jelas tujuan kereta nya. Hmm Raihan maksa2 minta naek kereta PRJ. saya main beli aja tiketnya. 2 ama mbaknya jadi 4000perak. Udah nunggu lama kenapa kok ya nggak ada tanda2 balik keretanya.. untung si mbak sudah saya bekali HP saya, sehingga kita bisa hubungi dia. Dia panik karena kereta cuman sampe stasiun gambir dan gak balik ke arena PRJ, kecuali bayar tiket lagi 4000perak. Mana Raihan pake teriak2 Mbak, kita hilang yah ?!?!?!? dasar Drama Boy !!! Saya yang denger di HP kan jadi belingsatan. Saya samperin tukang tiketnya, tanya itu kereta tadi kemana?? Dooh, untung imam sigep, lari ke TKP, jadinya ya udah kami bisa berkumpul kembali.

Lima, Yah Pesta rakyat, bisa dibilang pesta Raihan juga deh. Abis dia puas foto2 dengan berbagai barang eksibisi. Semua yang bisa naek dia naekin … untung ga minta beli… hihihi

Enam, yang biasa saya beli di PRJ … kerak telor (what else?!?!) dan coklat cadbury.

Tujuh, sepeerti biasa, pulang dari PRJ, banyak sampah brosur2 … heran, apa mereka nggak sayang pohon yah. Apa mereka nggak tau dari setiap lembar kertas itu, ribuan pohon di tebas… hmmh..

Another pembodohan bangsa, Indonesian Motor Show di JHCC, kenapa pula pengunjung dibebani harga tiket 35rebu? Imam says, biar pengunjung gak berjubel. Tapi moso’ sih kan mereka mengiklankan produk mobil terbaru mereka, why we must pay for see their advertising ???

Tapi tetep Raihan puas naek kereta keliling di Senayan… hihihi

4 responses »

  1. ah tiket itu kan juga kan buat nyari duit juga…emang ada alasan laen lagi yang lebih masuk akal? Endonesah gito loh!

  2. Ibaratnya mau masuk mall koq malah disuruh bayar, aneh sekali, mungkin buat ongkos hiburan ini-itu ,,, ssst untungnya msh banyak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s