Blood Donation

Standard

Sebenarnya tertarik mendonorkan darah itu udah lama. Karena selain beramal, saya dengar donor darah juga bisa membuat badan jadi sehat.

Karena dengan mendonorkan darah secara rutin setiap tiga bulan sekali, maka tubuh akan terpacu untuk memproduksi sel-sel darah baru, sedangkan fungsi sel-sel darah
merah adalah untuk oksigenisasi dan mengangkut sari-sari makanan. Dengan demikian fungsi darah menjadi lebih baik sehingga donor menjadi SEHAT. Selain itu, kesehatan pendonor akan selalu terpantau karena setiap kali donor dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana dan pemeriksaan uji saring darah terhadap infeksi yang dapat ditularkan lewat darah.

Copas dari sini

Tapi baru Rabu kemaren hal ini kesampean. “Ayo ni,.. yang penting bukan donornya, yang penting bisa escape dari kantor” hehehe…dasar dahlia

Tapi walaupun ga dipaksa, saya memang mau, udah beberapa kali ketunda terus, karena ketinggalan mobil atau kelewat jadwal donor.

Satu, dont even dare to see the needle, because it will scared out of you! Yaaah, nenek nenek juga tau. Abis kan setiap medical check up di kantor tiap tahun, yang ngambil darah cuman seiprit doang, itu saya harus memalingkan muka agar gak perlu melihat jarumnya. Dahlia aja yang sibuk menghilangkan image jarumnya segede apa dari ingatannya, karena dia sempet lihat segede apa jarum donor waktu dia mengantarkan si panda donor darah. And she make this thing clear.. “pokoknya lo jangan berani2 lihat jarumnya yah ni”

Dua, Yang diambil darahnya itu sekatong 250cc, sekitar 1 botol susu anak yang gede itu deeeh . kebayangkan betapa lamanya hehehe… tapi I have the cure of it. Karena HP saya sudah bisa buat chatting. Jadi begitu saya kasih tangan kiri saya, tangan kanan saya mulai memainkan HP, siap2 buat ymtiny… hahaha… kesannya PD dan berani, padahal dalem ati ciut setengah mati, mau dibatalin kan tengsin, secara udah ngantri2 gituh hehehehe

Tiga,Percakapan ini lah yang mengubah hidup saya. Mengubah apa yang menjadi pandangan hidup saya. Seperti Khaleed husseini bilang, bahwa apa yang terjadi dalam hari ini, atau beberapa hari, bisa merubah total hidup kita.

Dokter Donor  : “Golongan darahnya apa bu?”

Saya : ( jawab dengan PD)  “O”

Hmm pak dokternya cuman diem dan sibuk mengaduk2 sample darah saya pake lidi “Bukan, golongan darah ibu “A-”

Saya : “Yakin dok?”

Dokternya cuman senyum. As if I doubted his opinion… sapa sih lo,.. gue yang dokternya kok … hehehe mungkin itu rasanya yang dokternya mau bilang ke saya …:P

Seumur hidup, saya selalu bilang golongan darah saya O. Karena My papah golongan darahnya O dan my mamah golongan darahnya AB. Saya pikir sudah ditanamkan di benak saya sejak kecil, bahwa golongan darah saya O, jeleknya, i never bothered to go to klinik to check and confirm. Bahkan, waktu saya tahu golongan darah abang B, saya masih cuek. Ya iyyalah kan golongan darah anak pertama sama ama bapaknya. Tuh, doktrin mamah saya nempel banget di otak saya.

Begitu siadik lahir dan pulang dari rumah sakit, saya iseng melihat arsip2 kuitansi rumah sakit plus kartu golongan darah siadik.Disitu tertera golongan darah si asik adalah AB. Waktu itu saya sempat shock dan berpikir whether rumah sakit make a mistake in checking or make a mistake in giving my son. Sampai2 saya konfirmasi dengan suami, waktu lahiran, anaknya gak kamu tinggal kan?? karena saya takut kalau anak kami tertukar.

Sampai waktu itu ada temen abi yang butuh golongan darah A. Saya bilang (tetep) saya O. Abi bilang,dia lupa golongan darahnya. Akhirnya we go to dokter and check. It turns out that it was B-

Saya sempat ngotot dgn dokter nya waktu itu. Gak mungkin dok, anak saya yg kecil gol darahnya AB. Suami saya harusnya AB, kan saya O .. oalaaaah kenapa gak terpikir waktu itu utk sekalian mengecek golongan darah saya sekalian yah ? hahaha .. padahal issue golongan darah si adik ini udah menjadi issue yang mengambang diantara kami berdua. Cuman, none of us have the guts to open it. Menurut kami itu issue yg sangat sensitif *halah.. which one of you selingkuh, atau anakku kah kau anakku, kau anak siapa ? .. hahaha pokoknya that sort of crazy tought kalo menyangkut golongan darah.

Dan malamya, saya bisa tidur nyenyak. Not only because of abis mendonorkan darah dan berenang di apartemen panda, but also karena this pathetic issue is clear between us hehehe.

Oh iya, buat yang lagi bingung masalah per-anakkukah kau anakku ini, berikut lihat ini yah

4 responses »

  1. huehehehehe… pusing-pusing dikit pas bangun habis diambil darah ga masalah kan?
    yg penting sehat dan membantu yg butuh🙂

  2. It happened to my bro, dia bingung waktu gol darah anaknya ga sama ma dia dan bininya….gw ga berani jawab…krn gw tau itu ga mungkin kecuali alasan bayi keturker, either karena satu hal alasan tabu itu….hahhaah ternyata bini nya salah cek gol darah, finally anaknya sama gol darahnya ama bininya….heran deh kok pada ga aware dengan gol darah sih? terutama gol darah AB itu agak susah carinya, jadi musti tau incase something unexpected happened, kita tau mau minta donornya ke sapa, paling engga udah ada list nya. Masalah darahnya sangat emergency soalnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s